Dari kuadran manakah penghasilan Anda?


Pernahkah Anda memikirkan dari kuadran mana penghasilan Anda? Dan bagaimana jika sumber penghasilan Anda terputus? Sebagian besar penduduk di dunia ini memperoleh penghasilannya dengan cara bekerja dengan orang lain. Mereka mendapat upah tiap bulannya. Sebagian besar lagi ada yang menjadi pedagang, petani, pengusaha, dsb. Ada sebuah referensi buku yang sangat kami rekomendasikan untuk di baca, khususnya bagi Anda yang ingin meningkatkan penghasilan. Judul bukunya “The Cashflow Quadrant” karangan Robert T. Kiyosaki.


Beliau seorang mantan pengusaha dan seorang ahli investasi dari Amerika Serikat. Beliau adalah guru-gurunya orang kaya di dunia. Seorang keturunan Jepang berkebangsaan Amerika. Buku The Cashflow Quadrant adalah sebuah buku Best Seller di dunia. Anda akan sangat mudah menemukannya di toko-toko buku besar seperti GRAMEDIA.


Di dalam bukunya beliau mengatakan bahwa ada empat pola manusia memperoleh penghasilan yakni:

  1. Pola E (Employee/Karyawan) Di pola ini sering di sebut sebagai pola karyawan, yaitu orang yang bekerja dengan orang lain. Biasanya mereka mendapatkan gaji tiap bulannya. Mereka membarterkan waktu dan tenaganya. Contoh : Direktur, manajer, buruh
  2. Pola S (Self Employee/Bekerja sendiri) Di pola ini sering di sebut juga sebagai pekerja lepas, mereka bekerja dengan dirinya sendiri. Biasanya mereka memiliki usaha-usaha kecil. Mereka tidak bekerja dengan orang lain. Contoh : Dokter, Pengacara, pemilik toko dsb.
  3. Pola B (Bussines Owner/Pemilik Usaha) Di pola ini merupakan pola para konglomerat/konglomerasi, yakni para pengusaha-pengusaha besar. Yang mana mereka mempekerjakan orang lain dalam menjalankan usahanya. Biasanya usaha yang mereka jalankan memiliki sistem sehingga dia tidak perlu terlibat langsung. Untuk berada di pola ini kita harus memiliki modal yang sangat besar. Contoh Perusahaan bersistem : Carrefour, Matahari department store, Indofood, bank BCA dsb.
  4. Pola I (Investor/penginvestasi) Di pola ini seseorang hanya menginvestasikan uangnya kepada perusahaan-perusahaan dengan cara membeli saham. Selain itu ada juga orang yang menginvestasikan uangnya di bank. Jika Anda mendapatkan penghasilan dari pola ini, itu berarti uang telah bekerja untuk Anda. Anda tidak perlu bekerja untuk mendapatkan uang. Dengan demikian, bagi mereka yang berada di pola ini mereka memiliki waktu yang banyak untuk keluarga. Selain itu mereka memiliki kebebasan uang, waktu dan pikiran. Tidak heran jika orang di pola ini memiliki gaya hidup mewah, sering berlibur keluar negeri, bermain golf, dan jalan-jalan di mall pada saat orang-orang lain bekerja di kantor.

Robert T. Kiyosaki membagi empat pola itu menjadi dua kuadran besar, yakni kuadran kiri dan kuadran Kanan. Kuadran Kiri terdiri dari E (Employee) dan S (Self Employee), sementara di kuadran kanan terdiri dari B (Business Owner) dan I (Investor). Apa yang membedakan dua kuadran ini, bisa di ilustrasikan sebagai berikut : Kuadran Kiri (Penghasilan Aktif), 90% orang di dunia berada di kuadran ini.


Di kuadran ini, untuk mendapatkan penghasilan kita harus bekerja. Dengan BEKERJA kita memperoleh PENGHASILAN/UANG, dengan penghasilan itu kita bisa mewujudkan RENCANA MASA DEPAN. Mungkin rencana masa depan anda ingin menyekolahkan anak ke sekolah yang terbaik, atau jalan-jalan keluar negeri. Tidak ada yang salah dengan pola kerja seperti ini, tetapi mengandung sebuah resiko. Resiko yang akan ditimbulkan yakni, apabila suatu saat nanti kita tidak bisa bekerja lagi. Entah itu dikarenakan perusahaan tempat kita bangkrut, PHK, faktor usia, atau mungkin sakit berkepanjangan. Jika hal ini terjadi berarti secara otomatis PENGHASILAN pun terputus, dengan tidak adanya penghasilan maka RENCANA MASA DEPAN kita menjadi sebuah tanda tanya besar.

Kelangsungan hidup akan menjadi kacau. Biaya sekolah anak akan terputus, dan rencana lain pun tidak akan mungkin bisa terealisasi.


Jika ini menjadi hal yang di takutkan coba Anda melihat kuadran yang lain yang mungkin akan menjadi solusi bagi kehidupan Anda. Kuadran Kanan (Penghasilan Pasif), 10% orang di dunia berada di kuadran ini.


Pola kerja kuadran ini sangat berbeda dengan kuadran kiri. Di kuadran ini kita di ajak untuk membangun sebuah ASET. Dari ASET yang telah di bangun, nantinya akan menjadi sumber penghasilan Anda. Di kuadran ini kita juga awalnya harus BEKERJA juga, namun kerja yang dilakukan adalah membangun ASET. ASET bisa diartikan sebagai sesuatu yang bisa memberikan penghasilan kepada Anda. Jika kita lihat secara sepintas mungkin tidak jauh berbeda dengan pola di kuadran kiri. Jika suatu saat nanti, ASET Anda telah terbentuk, maka ASET Anda akan memberikan penghasilan yang terus menerus. Penghasilan ini tidak akan pernah berhenti walaupun Anda tidak terlibat didalamnya. Dengan artian, walaupun Anda telah memutuskan untuk berhenti bekerja, maka ASET memberikan penghasilan kepada Anda. Dengan begitu maka rencana masa depan Anda pun lebih terjamin.


Menarik bukan jika Anda memiliki sebuah ASET yang nantinya dari ASET tersebut akan memberikan penghasilan terus menerus kepada Anda. Anda bisa melakukan apapun yang Anda mau. Yang pastinya, Anda akan Bebas Waktu dan Bebas Financial. Lalu mungkin yang menjadi pertanyaan besar di benak Anda bagaimana caranya membangun sebuah ASET, agar ASET yang dibangun akan memberikan penghasilan terus menerus.

Silahkan Anda pilih topik “Cara memilih sebuah Aset” di blog ini.

One thought on “Dari kuadran manakah penghasilan Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s